Minggu, 05 Juli 2015

Pengalaman Berdagang

Pengalaman Saya Berdagang
‎
Berikut ini saya akan menceritakan beberapa pengalaman saya saat berdagang atau berbisnis.

Waktu kelas 3-4 SD saya diajak teman saya berjualan kupon (saya tidak ingat kupon apa yang saya jual haha....) di lingkungan saya, saya menjual kupon selama 3 hari, harganya 10 ribu - 15 ribu rupiah seingat saya. Dalam sehari saya mendapat  beberapa pembeli dengan bayaran yang saya terima sekitar 20 ribu rupiah dalam sehari.

Pengalaman berikutnya waktu smp saya punya beberapa alat tulis yang tidak terpakai, daripada barang itu nganggur akhirnya saya jual saja ke beberapa teman saya dengan harga yang murah.
Pengalaman berikutnya saya mencoba berjualan secara online beberapa buku - buku lama yang saya punya, saya tawarkan kepada orang- orang di forum jual beli. Saya jual dengan harga terjangkau, Butuh waktu beberapa bulan sampai barang- barang saya bisa habis terjual.
Lalu pengalaman saya menjual spare part lama komputer milik saya karena saya mengupgrade komputer dan mengganti spare part tersebut. Saya jual barang-barang itu di toko komputer dekat rumah, spare part komputer terdiri dari cpu, vga, disc player, dan beberapa bagian yang tidak saya ingat saya jual ke toko itu. Saya menunggu beberapa bulan sampai barang- barangnya terjual, dari penjualan saya mendapat 300 ribu rupiah.

Sekian pengalaman saya saat berdagang, terima kasih.

Rabu, 21 Januari 2015

Tanah dibelakang rumah

Rumah saya terletak di daerah cibubur, di dekat rumah terdapat tanah kosong yang tidak dimiliki orang, tanah berpasir merah dengan rumput di sekelilingnya tersebut itu biasanya dipakai untuk bermain bola, ukuran tanah tersebut kira-kira tiga hektar. Jika saya memiliki tanah itu, saya akan membangun rumah makan yang menjual seafood (makanan dari hewan laut) dengan nama "Bang Kresna" dengan kolam ikan di dalamnya, para pengunjung nanti bisa datang dan memancing ikan nya sendiri, yang akan dimasak oleh juru masak saya dan bisa dinikmati langsung di rumah makan saya. Satu hektar tanah akan saya pakai untuk membuat lahan parkir. 




Saya juga bisa memakai tanah kosong tersebut untuk membangun pusat pertokoan tiga lantai, dengan puluhan kios di dalamnya yang akan saya sewakan kepada para pengusaha dan pedagang yang ingin berdagang dan berbisnis di pusat pertokoan saya. Satu hektar tanah akan saya pakai untuk membuat lahan parkir dengan tarif Rp.2000 per jam untuk mobil dan Rp.1000 untuk motor dan pejalan kaki dalam sekali masuk dan saya menyediakan security dengan beberapa personil satpam yang selalu siap melindungi dan melayani para pengunjung dan para pedagang di pusat pertokoan saya.





Selasa, 14 Mei 2013

Berlibur ke Tanah Lot, Bali



Saat saya dan keluarga berlibur ke Bali, kami berkunjung ke Tanah Lot. Tanah Lot artinya "tanah laut" atau "tanah di tengah laut" karena lokasinya yang berada di dekat laut. Di tempat ini ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa laut agama Hindu.

Menurut cerita, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa bernama .Danghyang Nirartha. Penguasa Tanah Lot saat itu, Bendesa Beraben, iri padanya karena dia punya banyak pengikut. Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot. Ia menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot, dia memindahkan bongkahan batu ketengah pantai dengan kesaktiannya dan membangun pura disana. Dia juga mengubah selendangnya menjadi ular laut penjaga pura dan ular ini masih ada sampai sekarang.

Tanah Lot terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan.
Di sebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah Pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan Pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan (melengkung). Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset). Para Turis sangat ramai berdatangan pada sore hari untuk melihat sunset tapi sayang saya dan keluarga tidak sempat melihatnya karena kami datang pada siang hari.

Jatim Park - Tamannya Jawa Timur




Kali ini saya akan menceritakan perngalaman saya dan keluarga saat kami berkunjung di Jatim Park.
Jatim Park adalah taman rekreasi dan taman belajar yang terletak di Kota Batu, Jawa Timur. Obyek wisata ini berada sekitar 20 km dari kota Malang dan kini menjadi salah satu icon wisata di Jawa Timur. Obyek wisata ini memiliki 36 wahana, diantaranya kolam renang raksasa (dengan latar belakang patung Ken Dedes, Ken Arok, dan Mpu Gandring), spinning coaster dan drop zone. Wahana pendidikan yang menjadi pusat perhatiannya adalah Volcano, dan Galeri Nusantara yang juga terdapat tanaman Agro, diorama binatang langka dan miniatur candi-candi.

Karena Jatim Park terletak di Kota Batu yang dikenal sebagai puncaknya Malang, kawasannya lumayan adem atau dalam bahasa indonesianya dingin, setiap akhir pekan biasanya tempat wisata ini akan dikunjungi oleh anak-anak sekolah yang ingin berlibur dan belajar disini.

Dengan membayar tiket sebesar Rp.50 ribu per orang untuk hari senin sampai kamis dan Rp.60 ribu pada saat weekend, pengunjung bisa sepuasnya menikmati wahana hiburan disini.

Jalan-Jalan di Taman Safari

















Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya dan keluarga besar saat berlibur di Taman Safari. Taman Safari Indonesia berlokasi di Desa Cibereum Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat atau yang lebih dikenal dengan kawasan Puncak.





Sekilas mengenai sejarah Taman Safari, lokasi wisata ini dibangun pada tahun 1980 pada sebuah perkebunan teh yang sudah tidak produktif. Taman ini terletak pada ketinggian 900-1800 m diatas permukaan laut, serta mempunyai suhu rata-rata 16-24 derajat Celsius. Taman ini ditetapkan sebagai wisata nasional oleh Soesilo Soedarman, Menteri pariwisata Pos dan Telekomunikasi pada masa itu. Taman ini lalu diresmikan menjadi pusat penangkaran hewan satwa langka di Indonesia oleh Hasyrul Harahap, menteri kehutanan pada masa itu, pada tanggal 16 maret 1990.

Taman Safari memiliki koleksi satwa dari hampir seluruh penjuru dunia dan juga satwa lokal seperti Komodo, Bison, Beruang Hitam Madu, Harimau Putih, Gajah, Anoa, dan lain-lain.

Hewan-hewan di taman safari dibagi kedalam beberapa klasifikasi seperti Hewan Asia dan Hewan Afrika, dengan berkendara mobil, pengunjung akan bertemu dengan berbagai hewan di sisi kanan dan kiri bahkan terkadang di tengah jalan, tapi pengunjung dilarang memberi makan hewan. Bagi yang tidak membawa mobil jangan khawatir, pengunjung bisa menumpangi Bus yang sudah disediakan. Untuk hewan buas seperti singa dan beruang biasanya akan diawasi langsung oleh petugas supaya tidak membahayakan pengunjung. Taman Safari juga menyediakan taman rekreasi dan restaurant untuk para pengunjung, saya dan adik dulu pernah mencoba menaiki gajah hehehehe.........lumayan seru.



Taman Safari juga menyediakan wisata malam yang disebut Safari Night, tapi pengunjung dilarang membawa mobil demi keamanan dikarenakan hewan-hewan karnivora seperti macan dan singa biasanya keluar di malam hari jadi para pengunjung akan menumpangi Bus yang telah disediakan. Menurut pengalaman saya Safari Night lebih seru dibanding siang hari dikarenakan banyak hewan yang biasanya tidur di siang hari, keluar di malam hari dan tentu saja udaranya lebih dingin dan sejuk di malam hari hahahahaha..............

Jumat, 10 Mei 2013

Keindahan Gunung Bromo


Saya akan menceritakan pengalaman saya pada tahun 2008 saat saya dan keluarga kami berlibur ke Gunung Bromo yang berlokasi di Jawa Timur. Saat itu saya bertempat tinggal di Sidoarjo, Jawa Timur dari Sidoarjo membutuhkan waktu kira-kira 2,5 jam dengan mobil untuk sampai ke lokasi Gunung Bromo berada.


Ketika sampai di lokasi kami parkir mobil lalu karena sudah sore kami memutuskan untuk menginap di sana, kami berangkat subuh-subuh dengan tujuan untuk melihat sunrise di gunung Bromo yang katanya sangat indah dan keren. Karena jalanan off road yang tidak memungkinkan untuk dilalui mobil biasa, kami menyewa mobil Jeep untuk naik gunung, kira-kira butuh waktu 45 menit untuk sampai ke lokasi.

Kira-Kira pada pukul 06.00 pagi kami sampai di kawasan kawah gunung bromo, dan kami bersama semua wisatawan yang lain menyaksikan sunrise atau matahari terbit di gunung bromo panoramanya luar biasa, sangat indah, sungguh luar biasa membuat saya kagum dan bersyukur kepada sang pencipta yang maha kuasa. Daerahnya dipenuhi pasir, kabut, dan asap yang keluar dari gunung Bromo.
Banyak pengunjung dari Indonesia dan luar negeri yg berwisata kesini, tempatnya sangat dingin bahkan sampai saya harus membeli syal dan topi karena dinginnya yang luar biasa, bukan hanya itu, udara yang dingin membuat saya lapar dan kami pun makan indomie rebus untuk mengisi perut dan menghangatkan badan.



Banyak turis yang mengambil foto keindahan gunung ini, Kami pun berfoto-foto disana lalu adik saya melihat kuda-kuda yang berada di lokasi wisata gunung Bromo kami pun tertarik untuk mencobanya, saya dan adik saya pun menunggang kuda, saya masih gugup karena tidak biasa menaiki kuda, saat joki kuda itu melepaskan kudanya, kuda itu pun langsung berlari kencang dan membuat saya kaget tapi ternyata menyenangkan juga hahahaha.........

Ketika siang kami pun memutuskan untuk kembali ke penginapan dan bersiap untuk pulang. Gunung bromo adalah situs wisata yang luar biasa, saya berharap bisa kembali  lagi ke sana.


Senin, 15 April 2013

Wisata di Jawa Barat yang patut di datangi

1. MARIBAYA












Maribaya Bandung adalah salah satu tempat wisata di Bandung yang memiliki sumber Mata Air Panas, taman dan juga air terjun setinggi 2,5 meter. Terletak di Timur Lembang Bandung km 8 dengan ketinggiannya mencapai 1000m dpl. Maribaya menawarkan berbagai pesona alam yang sayang untuk dilewatkan dengan panorama pegunungan yang sangat sejuk dan asri. Maribaya Bandung adalah tempat wisata yang banyak yang di kunjungi oleh keluarga, khususnya pada liburan akhir minggu.

Mata air panas di Maribaya Bandung mengandung belerang yang nyaman berenang ataupun berendam. tempat yang bagus untuk menikmati keindahan matahari saat tenggelam di ufuk barat. Dari Maribaya Bandung kita bisa ke Hutan Raya Ir. H. Djuanda(Dago Pakar) dengan berjalan kaki, merupakan hamparan hutan yang luasnya 600 hektar, harga masuk hanya Rp. 8000,. Di sini kita di manjakan dengan pemandangan Goa peninggalan Belanda dan Jepang.


2. TANGKUBAN PERAHU















Dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter. Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur, mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap belerang. Daerah Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari.


3. FLOATING LEMBANG 

















Berada dalam kawasan seluas 7 hektar, sambil menikmati panorama danau dan hijaunya pepohonan Anda bisa menikmati kuliner lokal maupun mancanegara. Ada juga yang menjual asesoris atau barang-barang kerajinan. Sebagaimana di pasar terapung lainnya, para penjual di sini berdagang dengan menggunakan perahu, hanya bedanya konsumen di Floating Market Lembang belum bisa berbelanja lewat perahu seperti di tempat lain.
Beberapa jajanan atau makanan yang dijajakan diantaranya: Durian bakar, jagung dan ketan bakar, sosis, tahu goreng, serabi khas Solo, nasi timbel, dan lain-lain. Sebagian besar jajanannya berasal dari jaringan tempat wisata kuliner milik Perry Tristianto, sang raja factory outlet yang mengembangkan pasar terapung tersebut. Sehingga tidak aneh jika sejumlah menu seperti tahu berasal dari Tahu Lembang, lalu sosisnya dari Rumah Sosis.
Selain menawarkan wisata kuliner, di tempat ini Anda juga bisa mengajak anggota keluarga untuk menikmati wahana air. Ada berbagai jenis kendaraan yang bisa disewa untuk menjelajahi atau “lalayaran” di Situ Umar ini. Anda bisa memilihnya sesuai selera: ada perahu dayung, sepeda air, atau perahu kayuh. Harga sewanya ada di kisaran 50 ribu hingga 70 ribu koin/30 menit. Memang cukup mahal juga, namun satu perahu bisa muat untuk satu keluarga “kecil.”



4. Pemandian Air Panas Ciater












Ciater atau Sari Ater merupakan salah satu tempat tujuan wisata andalan Kabupaten Subang, Jawa Barat. Dalam satu bulan, tempat pemandian air panas alami Ciater mampu menyedot pengunjung rata-rata sebanyak 60.000 orang. Mereka tidak hanya wisatawan dari lingkup lokal Jawa Barat dan sekitarnya saja, melainkan juga datang dari kota-kota besar di Indonesia, bahkan tidak sedikit pula wisatawan dari mancanegara, seperti turis yang berasal dari negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Pemandian air panas Ciater terletak tidak jauh dari Gunung Tangkuban Perahu. Air panas yang dihasilkan pun bersumber dari kawah aktif gunung yang menjadi legenda tanah Pasundan itu. Selain dialirkan ke pemandian Ciater, air yang mengaliri sungai sepanjang 2000 meter itu juga digunakan untuk kepentingan pengairan lahan persawahan. Menurut pengakuan para petani setempat, air yang bersumber dari Gunung Tangkuban Perahu itu lebih berdampak positif terhadap mutu hasil panen daripada jika menggunakan air biasa untuk mengairi sawah.


Sumber mata air panas yang terdapat di beberapa lokasi di Ciater disajikan dalam bentuk kolam dan kamar rendam dengan desain yang unik. Dengan luas areal 30 hektare dan pesona alam khas pegunungan, obyek wisata terbesar di Jawa Barat ini menjanjikan berbagai fasilitas wisata bagi Anda dan keluarga untuk bersantai dengan berendam di hangatnya air panas yang menyehatkan sembari menikmati keindahan alam yang tersaji di sekitarnya.